SUBANG —[PANCEG NEWS]. 16 Agustus 2026. DATA RESMI PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG LAPORAN KEUANGAN TA 2023.
Dokumen resmi Catatan atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Subang Tahun Anggaran 2023 mengungkapkan angka-angka yang patut menjadi sorotan tajam seluruh masyarakat. Berikut rincian data kunci:

RINGKASAN ANGGARAN & REALISASI DANA DESA DAN BANTUAN KEUANGAN

No Uraian Anggaran TA 2023 (Rp) Realisasi TA 2023 (Rp) % Realisasi TA 2022 (Rp)
2 BKK – BKUD 89.424.460.000 85.798.524.000 95,95 68.734.436.600
3 BKK – BKUD MUSDESUS 0,00 0,00 — 30.658.500.000
4 Alokasi Dana Desa (ADD) 139.422.282.200 139.422.282.200 100,00 131.418.075.600
5 Dana Desa (DD) 280.609.986.000 280.609.986.000 100,00 234.728.039.000
— JUMLAH 550.041.728.200 544.445.792.200 98,98 506.901.551.200
Dana Desa dan Alokasi Dana Desa terserap 100 persen! Tidak ada sisa, tidak ada penundaan. Anggaran yang direncanakan habis sepenuhnya — lebih dari Rp420 Miliar tersalurkan penuh ke tingkat desa pada tahun 2023.

TAPI FAKTA MENGERIKAN: DEFISIT MENCAPAI RP62 MILIAR.
Di balik angka realisasi 100% tersebut, tersembunyi angka yang sangat mengkhawatirkan:

Uraian Nilai (Rp)
Pendapatan & Transfer 3.286.595.470.769,00
Belanja & Transfer (3.224.405.752.327,00)
DEFISIT 62.189.718.442,00

Defisit Kabupaten Subang Tahun 2023 mencapai Rp62.189.718.442 — lebih dari Rp62 Miliar!

Artinya: Pengeluaran daerah melebihi pendapatan sebesar Rp62 Miliar. Meski Dana Desa dan ADD terserap 100%, namun secara keseluruhan Kabupaten Subang justru mengalami kekurangan anggaran yang sangat besar.

SISA ANGGARAN TAHUN LALU (SiLPA) DIGUNAKAN UNTUK MENUTUPI KEKURANGAN

Untuk menutup defisit tersebut, pemerintah daerah menggunakan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Sebelumnya sebesar Rp30.131.548.427,00 — hampir Rp31 Miliar. Artinya, uang sisa tahun lalu dihabiskan untuk menambal kebocoran anggaran tahun berjalan.

Penyerapan Modal Pemerintah Daerah:

– Anggaran: Rp7.291.000.000.000
– Realisasi: Rp7.291.000.000.000 — 100%
– Merupakan penyerotan modal kepada PDAM Tirtarengga senilai miliaran rupiah.

KOMENTAR PEMRED PANCEG NEWS — APEN SUPANDI :
“Angka-angka ini harus dibaca oleh seluruh masyarakat Subang. Pertama, Dana Desa dan Alokasi Dana Desa terserap 100 persen — Rp420 Miliar lebih habis tanpa sisa. Itu berarti setiap rupiah sudah disalurkan ke desa-desa. Namun pertanyaan besarnya: Apakah setiap rupiah itu bekerja dengan baik untuk rakyat? Apakah pembangunan dan kesejahteraan warga naik setara dengan angka yang dihabiskan?”

“Kedua, dan yang paling mencolok: Defisit mencapai Rp62 Miliar! Pengeluaran daerah melebihi pendapatan lebih dari Rp62 miliar. Lalu SiLPA Rp31 Miliar uang sisa tahun lalu dikeruk untuk menambal. Ini artinya — anggaran Subang terus defisit, terus memakan uang sisa masa lalu, dan tidak ada perbaikan yang nyata. Ke mana perginya uang itu semua?”

“Kami minta pertanggungjawaban yang jelas. Jika dana desa dan ADD terserap penuh, jika modal daerah diserap penuh, jika SiLPA juga dipakai — mengapa tetap minus Rp62 Miliar? Di mana kebocorannya? Siapa yang harus bertanggung jawab?”

“Panceg News meminta DPRD Kabupaten Subang, Inspektorat, dan BPK untuk segera memeriksa secara mendalam. Jangan biarkan angka 100% realisasi menjadi topeng di balik kebocoran ratusan miliar. Transparansi bukan permintaan — itu hak rakyat Subang!”

Apen Supandi, Pemimpin Redaksi Panceg News
RINGKASAN TEMUAN KUNCI
Temuan Nilai
✅ Dana Desa (DD) Tersalurkan Rp280.609.986.000 — 100%
✅ Alokasi Dana Desa (ADD) Tersalurkan Rp139.422.282.200 — 100%
⚠️ Defisit Anggaran 2023 Rp62.189.718.442
⚠️ SiLPA Digunakan untuk Menutup Defisit Rp30.131.548.427
⚠️ Penyerapan Modal PDAM Tirtarengga Rp7.291.000.000.000 — 100%.

Oleh: PANCEG NEWS
Pemred: Apen Supandi.
Panceg News — Mengawal Anggaran Rakyat, Mengungkap Kebenaran.