Bekasi ll Pancegnews.com ll – Kementerian Koordinator Bidang Pangan menegaskan bahwa masyarakat yang melaporkan kendala atau pelanggaran dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak boleh mengalami intimidasi dalam bentuk apa pun.
Pernyataan ini disampaikan dalam sesi talk MBG yang digelar di Pemda Bekasi, Rabu (20/05/2026). Pihak kementerian menekankan bahwa laporan dari masyarakat, sekolah, dan mitra dapur adalah bagian penting untuk menjaga kualitas program berjalan sesuai standar.
Setiap pelaporan yang masuk melalui kanal resmi MBG akan ditangani tanpa mengungkap identitas pelapor kepada pihak yang dilaporkan. Tujuannya agar masyarakat tidak takut bersuara jika menemukan makanan tidak layak, keterlambatan distribusi, atau dugaan penyalahgunaan dana.
Jika ditemukan adanya intimidasi, tekanan, atau pembalasan terhadap pelapor, pihak penyelenggara program di daerah dapat dikenai sanksi administratif hingga penghentian kerja sama. Kasus yang berat akan diteruskan ke aparat penegak hukum.
Miko selaku korwil MBG mengajak orang tua, guru, dan siswa untuk berani melaporkan jika ada yang tidak beres di lapangan. “Program ini milik publik. Masukan dan kritik yang disampaikan dengan baik adalah bentuk dukungan agar MBG benar-benar sampai ke anak-anak dengan aman,” ujarnya
Kanal pengaduan MBG dapat diakses melalui situs resmi yang telah disebar ke dinas pendidikan di seluruh wilayah.
Bila ada kejanggalan dalam program MBG, baik Laporkan ke Badan Gizi Nasional di seluruh wilayah.
( Red_Li )
