Ogan Komering Ilir,[PancegNews]> 7 Juli 2026 – Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Pandeglang, Provinsi Banten, melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ke Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Selain berkumpul dengan keluarga di Desa Banyu Biru, Kecamatan Air Sugihan, kesempatan ini dimanfaatkan mendengar langsung aspirasi warga soal pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan.
Salah satu warga RT 002 RW 003, Pebri, menyampaikan harapan resmi kepada awak media:

“Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke-80, kami ingin merasakan pemerataan pembangunan. Kami memohon Dinas PUPR OKI, Pemprov Sumsel, dan Kementerian PUPR Pusat segera memasukkan Jalan Jalur 27 Desa Banyu Biru ke dalam program peningkatan jalan desa dan konektivitas wilayah” .
🛣️ Kondisi Lapangan & Rincian Program yang Diminta
Kepala Dusun RT 002/003, Bapak Hadromi, menjelaskan secara rinci:
- Kondisi saat ini: Jalan berjenis tanah/tanah kerikil, lebar ±3–4 meter, panjang sekitar 4,2 km; saat musim hujan berlumpur, becek, dan berlubang, sulit dilalui sepeda motor maupun mobil; risiko kecelakaan tinggi
- Spesifikasi yang diusulkan: Pengecoran beton atau lapis aspal hotmix tebal minimal 15 cm, dilengkapi saluran drainase kiri-kanan agar air tidak menggenangi badan jalan
- Program yang bisa diakses di wilayah OKI tahun 2026:
✅ APBD Kabupaten OKI: Alokasi perbaikan & peningkatan jalan desa sepanjang 25,8 km tahun ini
✅ Bantuan Keuangan Khusus (BKBK) Pemprov Sumsel: Dana Rp371 Miliar untuk OKI, prioritas jalan penghubung sentra produksi
✅ Inpres Jalan Daerah: Pembiayaan pusat untuk ruas strategis yang menghubungkan antar-desa
✅ Program TMMD & Padat Karya: Kerja sama TNI-masyarakat untuk pengerasan dan pemeliharaan awal
✅ Skema CSR Perusahaan: Di wilayah Air Sugihan sudah ada dukungan dari PT OKI Pulp & Paper dan mitra usaha setempat
📈 Manfaat Ekonomi & Sosial
“Jika Jalan Jalur 27 ditingkatkan:
✅ Biaya angkut hasil pertanian (karet, kelapa sawit, palawija) turun hingga 40–50%
✅ Akses ke pasar, puskesmas, dan sekolah jadi lancar setiap hari
✅ Nilai jual hasil bumi naik karena tidak rusak dalam perjalanan
✅ Mengurangi risiko kecelakaan dan sakit akibat perjalanan jauh” tegas Hadromi .
Ia menambahkan: “Kami siap bergotong royong membersihkan lokasi, menyediakan tenaga bantuan, dan menjaga aset jalan setelah selesai dibangun. Pembangunan ini adalah bentuk kerja sama nyata antara warga dan pemerintah” .
📢 Harapan Resmi
Warga berharap usulan ini segera diverifikasi tim survei PUPR, dimasukkan dalam RKPD 2026/2027, dan dijadwalkan pelaksanaannya. Jalan yang layak adalah hak warga sekaligus pendorong kemajuan ekonomi desa menuju kemerdekaan yang berkeadilan.
Sumber: Warga & Kepala Dusun RT 002/003 Desa Banyu Biru, 7 Juli 2026.(Team liputan Panceg News).
