Subang || Pancegnews || 26/02/2026 || – Akses jalan kabupaten yang menghubungkan wilayah Lengkong hingga Tenjolaut di Kabupaten Subang dikeluhkan warga karena kondisinya yang memprihatinkan dan belum tersentuh pembangunan selama puluhan tahun. Jalan tersebut menjadi urat nadi aktivitas masyarakat, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga pertanian.

Berdasarkan pantauan warga, kondisi jalan dipenuhi lubang, bebatuan tajam, serta genangan lumpur saat musim hujan. Sementara di musim kemarau, debu tebal mengganggu pengguna jalan dan warga sekitar. Kerusakan ini dinilai semakin parah dari tahun ke tahun tanpa adanya perbaikan signifikan dari pihak terkait.

Salah seorang warga setempat mengungkapkan bahwa jalan tersebut sudah lama diusulkan untuk diperbaiki melalui musyawarah desa dan pengajuan ke pemerintah daerah. Namun hingga kini, belum ada realisasi pembangunan yang dirasakan masyarakat.

“Sudah puluhan tahun kondisinya seperti ini. Setiap musim hujan makin sulit dilalui, apalagi untuk kendaraan roda dua dan mobil pengangkut hasil pertanian,” ujar seorang warga.

Jalan Lengkong–Tenjolaut memiliki peran penting dalam menunjang distribusi hasil bumi warga ke pasar. Akibat rusaknya akses tersebut, biaya angkut menjadi lebih mahal dan waktu tempuh semakin lama. Hal ini berdampak langsung pada pendapatan petani dan pelaku usaha kecil di wilayah tersebut.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Subang segera turun tangan melakukan survei dan menetapkan prioritas pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. Warga juga meminta adanya kejelasan anggaran dan jadwal perbaikan agar persoalan ini tidak terus berlarut-larut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah terkait rencana pembangunan jalan kabupaten Lengkong–Tenjolaut.

Warga berharap, di tengah gencarnya pembangunan infrastruktur di berbagai daerah, akses jalan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat ini dapat segera diperhatikan demi menunjang pertumbuhan ekonomi dan keselamatan pengguna jalan.( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *