Pancegnews.com – Sungai Ciseel di wilayah Ciamis kembali memakan korban jiwa. Seorang anak perempuan dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat berenang bersama teman-temannya pada Jumat siang (5/6/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban bersama sejumlah rekannya sedang bermain dan berenang di aliran Sungai Ciseel. Awalnya korban berada di area sungai yang relatif tidak terlalu dalam. Namun nahas, korban diduga terbawa arus hingga menuju bagian tengah sungai yang memiliki kedalaman lebih tinggi.

https://pancegnews.com/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Video-2026-06-05-at-18.32.44.mp4

Rekan-rekan korban yang melihat kejadian tersebut sempat berusaha memberikan pertolongan. Namun derasnya arus dan kondisi sungai yang cukup dalam membuat korban sulit diselamatkan. Warga yang menerima informasi kejadian itu segera berdatangan ke lokasi dan melakukan pencarian secara bersama-sama. Upaya pencarian melibatkan masyarakat setempat yang menyisir area sungai tempat korban terakhir terlihat.

Alhamdulillah, korban berhasil ditemukan tidak lama setelah proses pencarian dilakukan. Namun sayangnya, saat ditemukan kondisi korban sudah tidak sadarkan diri. Diduga korban terlalu lama berada di dalam air sehingga nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Korban kemudian dievakuasi dan dibawa oleh warga untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia. Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain atau berenang di sungai. Selain memiliki arus yang dapat berubah sewaktu-waktu, beberapa titik di Sungai Ciseel juga diketahui memiliki kedalaman yang cukup berbahaya. Pihak warga setempat turut menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa keluarga korban dan berharap kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari. “Kami turut berduka cita atas meninggalnya korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi musibah ini,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.

  ( Red_SMT )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *