Bekasi – Pancegnews[30/5/2026].Sabtu dini hari, 30 Mei 2026, saat jarum jam menunjukkan pukul 02.15 WIB, underpass tol di Kampung Langkap Lancar, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru belum benar-benar sepi. Di titik itu, lampu rotator biru menyala terang. Personel Polsek Serang Baru menggelar Patroli Biru untuk mengantisipasi guantibmas 3C, balap liar, dan tawuran.
Patroli preventif ini dipimpin langsung Wakapolsek IPTU M. Lempo bersama Padal IPTU A. Harefa, S.H. selaku Kanit Reskrim. Didukung gabungan piket fungsi, mereka menjadikan underpass tol sebagai strong point. Lokasi ini dipilih karena rawan jadi arena kumpul remaja, trek balap liar, hingga jalur kabur pelaku curat, curas, dan curanmor.
Suasana dini hari memang berbeda. Jalanan lengang, penerangan terbatas, dan udara dingin. Kondisi seperti ini sering dimanfaatkan kelompok yang ingin membuat onar. Karena itu kehadiran polisi dengan lampu biru menyala jadi penanda kuat bahwa wilayah tersebut dalam pengawasan penuh.
Tidak hanya berkeliling, petugas juga turun menyapa security dan warga yang masih berjaga. Himbauan kamtibmas disampaikan langsung. Security diminta memperkuat pengamanan mandiri dengan memasang CCTV di titik vital, membentangkan spanduk imbauan, serta mencatat setiap kendaraan dan pengemudi yang keluar masuk lingkungan.
Langkah itu penting karena 3C yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor masih jadi ancaman utama di jam rawan. Dengan adanya pencatatan identitas, ruang gerak pelaku jadi semakin sempit. Polisi tidak bisa bekerja sendiri, peran warga jadi kunci.
IPTU M. Lempo menegaskan bahwa underpass tol Jalan KH. Makmun Nawawi memang masuk pemetaan rawan. Kontur jalan yang lurus dan sepi sering dipakai untuk balap liar menjelang subuh. Selain membahayakan pelaku, aksi itu juga mengganggu warga yang mau ke pasar atau pulang shift malam.
Selama patroli berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan kumpulan remaja mencurigakan, knalpot bising, atau tanda-tanda tawuran. Strong point di underpass benar-benar dijaga hingga menjelang pagi. Kehadiran polisi berhasil memberi efek cegah sejak dini.
Bagi warga Desa Sukaragam, patroli seperti ini bukan hal baru. Namun konsistensi jadi pembeda. Saat patroli biru rutin digelar, angka kriminalitas dan gangguan malam menurun. Anak-anak nongkrong liar pun berkurang karena tahu polisi bisa muncul kapan saja.
Sinergi antara Polsek Serang Baru dengan petugas keamanan lingkungan terus diperkuat. Himbauan yang diberikan bukan sekadar formalitas, tapi langkah nyata membangun sistem keamanan bersama. CCTV dan catatan kendaraan jadi bukti awal yang sangat membantu jika terjadi tindak kejahatan.
Hingga patroli berakhir, underpass tol Kampung Langkap Lancar tetap aman terkendali. Cahaya biru yang tadi menyala kini bergerak ke titik lain. Pesannya jelas, Polsek Serang Baru tidak akan memberi ruang bagi 3C, balap liar, dan tawuran. Selama warga istirahat, polisi tetap berjaga.(Red:LI)
