PANDEGLANG II Pancegnews II 26 Mei 2026 – Berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang digulirkan pemerintah, baik dari tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten, diharapkan dapat diserap sepenuhnya, dilaksanakan dengan tepat sasaran, serta memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. Hal ini khususnya disuarakan untuk wilayah Desa Patia, Kecamatan Patia, serta seluruh desa dan kecamatan yang ada di lingkup Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Banten.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Ketua KARABEN RI Kabupaten Pandeglang, Ahmadi. KARABEN RI, atau Kebangkitan Rakyat Berjuang Nasional Republik Indonesia, sebagaimana tergambar jelas dalam lambang organisasinya yang menampilkan kepala elang yang gagah, dikelilingi rantai, tangkai padi, dan kapas, serta bintang emas di atas latar warna merah putih. Lambang ini memaknai semangat perjuangan, persatuan yang kokoh, kesejahteraan, serta kedaulatan bangsa, menjadi landasan utama organisasi dalam mengawal kepentingan masyarakat.
Dalam keterangannya, Ahmadi menekankan bahwa keberadaan KARABEN RI bukan sekadar simbol, melainkan wujud nyata kepedulian terhadap kemajuan daerah. Semangat yang terlukis dalam lambang organisasi—keberanian, persatuan, dan perjuangan menuju kesejahteraan—menjadi landasan dalam memantau dan mendorong pelaksanaan program pemerintah agar benar-benar menyentuh kebutuhan dasar rakyat.
Fokus Perhatian untuk Desa Patia dan Sekitarnya
Menurut Ahmadi, Desa Patia yang terletak di jantung Kecamatan Patia memiliki potensi yang sangat besar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perkebunan, hingga ekonomi kerakyatan. Oleh karena itu, program pemerintah yang masuk ke wilayah ini harus benar-benar selaras dengan potensi dan kebutuhan warga setempat.
“Kami melihat bahwa Desa Patia dan wilayah sekitarnya membutuhkan perhatian serius, terutama dalam hal perbaikan infrastruktur jalan usaha tani, pengairan atau irigasi pertanian, serta dukungan permodalan dan pemasaran bagi usaha kecil dan menengah. Program pemerintah tidak boleh hanya berhenti di atas kertas atau sekadar seremonial semata, melainkan harus turun hingga ke pelosok desa dan dampaknya dapat dirasakan langsung oleh setiap keluarga,” tegas Ahmadi.
Ia menambahkan, pembangunan fisik seperti jalan desa, jembatan, dan fasilitas umum memang sangat penting untuk menunjang mobilitas. Namun, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan keterampilan, akses pendidikan, dan pelayanan kesehatan yang merata juga wajib menjadi prioritas utama dalam setiap perencanaan program, baik di tingkat desa maupun kecamatan.
Harapan untuk Seluruh Wilayah Kabupaten Pandeglang
Secara lebih luas, untuk seluruh wilayah Kabupaten Pandeglang, Ahmadi mengingatkan pentingnya pemerataan hasil pembangunan. Mengingat wilayah Pandeglang yang sangat luas dan memiliki karakteristik beragam, mulai dari daerah pesisir, pegunungan, hingga dataran rendah, maka program yang disusun harus mampu menyesuaikan diri dengan kondisi geografis serta sosial budaya masing-masing daerah.
“Kabupaten Pandeglang ini wilayahnya luas dan sangat kaya akan potensi alam maupun manusianya. Namun, tantangan terbesarnya adalah pemerataan pembangunan. Kami dari KARABEN RI berharap Pemerintah Kabupaten Pandeglang terus memprioritaskan daerah-daerah yang masih tertinggal dan sulit dijangkau. Program antardesa harus saling terhubung, membentuk satu rantai ekonomi yang kuat, sehingga kemajuan di satu desa dapat mendorong kemajuan desa-desa tetangganya,” ujarnya.
Ahmadi juga memberikan apresiasi atas langkah pemerintah yang rutin menyalurkan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa setiap tahunnya. Namun, ia mengingatkan agar penggunaan anggaran tersebut dikelola secara lebih transparan, akuntabel, serta terus diawasi bersama agar terhindar dari segala bentuk penyimpangan.
Peran Serta Masyarakat dan Semangat Bersatu
Sebagai organisasi yang menjunjung tinggi semangat kebangkitan dan persatuan rakyat, sebagaimana tercermin dalam lambang KARABEN RI, Ahmadi menegaskan bahwa pembangunan bukanlah tugas pemerintah semata, melainkan tanggung jawab seluruh elemen bangsa.
“KARABEN RI akan selalu hadir menjadi mitra yang kritis namun tetap konstruktif bagi pemerintah. Kami mengajak seluruh masyarakat di Kecamatan Patia maupun se-Pandeglang untuk turut memantau jalannya pembangunan. Jika ada hal yang belum tepat sasaran, mari kita sampaikan dan perbaiki bersama. Persatuan yang kokoh, seperti ikatan rantai dalam lambang kami, adalah kunci utama untuk memajukan daerah ini,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Ahmadi berharap dengan sinergi yang baik antara pemerintah dan masyarakat yang bersatu, Desa Patia dapat tumbuh menjadi desa yang maju, mandiri, dan sejahtera. Hal ini diharapkan turut mendorong laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pandeglang menuju arah yang lebih baik, berkelanjutan, dan bermartabat.
(Laporan: Redaksi Berita Daerah)
