SUBANG — PANCEG NEWS | 20 Oktober 2026

Uang rakyat sudah datang, tapi tidak dipakai untuk rakyat. Itulah gambaran pahit dari Catatan atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Subang Tahun 2023 yang baru kami peroleh.

Dana Alokasi Umum (DAU) yang seharusnya menjadi tulang punggung pembangunan daerah — nyaris seperempat triliun rupiah terbengkalai. Dan Dana Alokasi Khusus (DAK) pun tak jauh berbeda — miliaran rupiah belum diserap secara optimal.

FAKTA DATA YANG MENYAKITKAN

DANA ALOKASI UMUM (DAU) 2023

– Dianggarkan: Rp1.241.626.913.000,00

– Terealisasi: Rp1.259.324.912.000,00 — 10,43% masuk ke kas daerah

– Tapi yang belum digunakan: Rp241.262.913.000,00 — realisasi hanya 74,33%!

Artinya: Rp241 MILIAR LEBIH uang rakyat terparkir diam, tidak dipakai untuk pembangunan di tahun itu. Rincian yang memalukan:

– ✖ Tambahan Pendapatan Kelurahan: Rp160.000.000,00 — TIDAK DISENTUH SAMA SEKALI

– ✖️ Program P3K: Rp79.154.700.000,00 — TIDAK DISERAP

– 📚 Bidang Pendidikan: Rp163.355.091.000,00 — BELUM TERGUNAKAN

– 💰 Bidang Kesehatan: Rp72.245.240.000,00 — TERTIDUR

– Bidang Pekerjaan Umum: Rp19.578.029.000,00 — TIDAK DIGUNAKAN

Realisasi pengeluaran DAU tahun 2023 hanya Rp169.852.464.263,00 atau sekadar 16,55% dari dana yang masuk. Lebih dari 83% dana DAU belum terpakai di tahun itu.

DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) 2023

– Dianggarkan: Rp651.244.800.000,00

– Terealisasi: Rp606.215.699.814,00 — 92,16% penyerapan

– Sisa belum diserap: Rp60.325.535.486,00

Beberapa yang paling mencolok:

– 🏥 DAK Penugasan Kesehatan: Anggaran Rp20.559.380.000,00 → Realisasi hanya Rp19.529.422.200,00 — sisa miliaran rupiah tidak terpakai

– 🌊 DAK Non-Fisik Dinas Kesehatan: Bantuan Operasional Kesehatan Rp1.196.000.000,00 — NOL REALISASI!

– 🏫 DAK Non-Fisik Dinas Pendidikan: Bantuan Operasional PAUD Rp23.356.740.000,00 belum habis diserap

– 🛣️ DAK Fisik Dinas Pekerjaan Umum: Anggaran Rp6.761.113.000,00 → Realisasi Rp6.665.053.370,00 — masih ada sisa

KOMENTAR TEGAS PEMRED PANCEG NEWS — APEN SUPANDI

Sudah cukup! Rakyat Subang menunggu perbaikan jalan, fasilitas sekolah, obat di puskesmas — tapi apa yang terjadi? Rp241 MILIAR DAU dan Rp60 MILIAR DAK terparkir diam! Sementara warga mengeluh fasilitas belum memadai, uangnya justru tidak dipakai!”

‘Yang lebih gila — Bantuan Operasional Kesehatan sebesar Rp1,196 MILIAR TIDAK DISENTUH SAMA SEKALI! Obat belum tentu lengkap di puskesmas, tapi dananya nol realisasi. Apa yang sedang terjadi di Dinas Kesehatan Subang? Tidurkah mereka di atas tumpukan uang rakyat?”

“Anggaran bukan piala pajangan. Anggaran adalah janji kerja kepada rakyat. Jika tidak mampu menyerap dana — MUNDUR! Jangan pegang jabatan kalau tidak bisa menunaikan janji. Rakyat tidak butuh pejabat yang hanya pandai menerima uang, tapi tidak mampu menyalurkannya untuk kepentingan publik!”

“Kepala Dinas terkait, Bupati Subang, DPRD — ini bukan keluhan biasa. Ini kegagalan tata kelola keuangan yang serius. Jelaskan: mengapa ratusan miliar tidak dipakai sementara kebutuhan rakyat masih menumpuk? Dan yang tidak diserap — apakah akan digulirkan lagi tahun depan atau hilang begitu saja? Kami di Panceg News tidak akan diam sampai ada jawaban jelas dan pertanggungjawaban tegas!”

TUNTUTAN PANCEG NEWS

1. JELASKAN SEKARANG! Mengapa Rp241 Miliar DAU belum digunakan sementara kebutuhan rakyat sangat mendesak?

2. SIAPA YANG BERTANGGUNG JAWAB? Dinas Kesehatan wajib menjelaskan: mengapa Bantuan Operasional Kesehatan senilai Rp1,196 MILIAR — NOL REALISASI?

3. DANA YANG TIDAK TERPAKAI JANGAN HILANG! Pastikan sisa anggaran segera disalurkan tahun depan untuk program yang benar-benar dirasakan warga — jangan digulirkan tanpa hasil nyata!

4. EVALUASI KINERJA DINAS yang penyerapannya rendah. Jika tidak mampu bekerja — beri kesempatan kepada yang lebih becus!

Uang rakyat bukan tabungan pribadi pejabat. Itu adalah hak rakyat Subang yang harus segera dikembalikan dalam bentuk pembangunan nyata.

Redaks :i Panceg News.