PANCEGNEWS

PATOKBEUSI – Kebakaran terjadi di wilayah Kampung Pangkalan, Desa Rancabango, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026) pagi. Peristiwa tersebut menghanguskan sebuah rumah warga di kawasan RT 27/RW 08.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 hingga 08.30 WIB. Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa.


Pemilik rumah, Ibu Armi, diketahui sedang tidak berada di rumah ketika peristiwa terjadi. Saat itu, Ibu Armi tengah bekerja sebagai petani sehingga rumah dalam keadaan ditinggalkan.
Peristiwa kebakaran tersebut sontak menjadi perhatian warga sekitar. Masyarakat turut membantu dalam penanganan awal dan berupaya mengantisipasi agar api tidak semakin meluas.

KADES RANCABANGO SAMPAIKAN KEPRIHATINAN
Kepala Desa Rancabango, H. Rasam Suherman, menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa warganya. Ia berharap korban dan keluarga tetap diberikan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.
Menurutnya, setiap musibah tentu menjadi ujian bagi masyarakat. Namun, di balik setiap peristiwa, dirinya berharap selalu ada hikmah yang dapat diambil.
“Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi. Mudah-mudahan di setiap peristiwa musibah ini ada hikmahnya,” ujar H. Rasam Suherman.


Selain memberikan dukungan moril, Pemerintah Desa Rancabango juga berupaya membantu warga yang terdampak. H. Rasam Suherman turut menjembatani penyerahan bantuan dari Dinas Sosial (Dinsos) kepada korban.
Pengajuan bantuan kepada sejumlah lembaga pemerintah di tingkat Kabupaten Subang juga telah disosialisasikan. Pemerintah desa berharap proses tersebut dapat ditindaklanjuti dengan cepat sehingga kebutuhan warga yang terdampak dapat segera mendapatkan perhatian.


DORONG ADANYA UNIT DAMKAR DI PATOKBEUSI
Di tengah musibah tersebut, H. Rasam Suherman juga kembali menyampaikan harapan agar wilayah Kecamatan Patokbeusi memiliki unit pemadam kebakaran (Damkar) yang dapat memberikan respons cepat ketika terjadi kebakaran.

Menurutnya, keberadaan unit Damkar di wilayah kecamatan sangat penting mengingat penanganan kebakaran membutuhkan respons secepat mungkin.
Ia berharap usulan mengenai keberadaan unit atau pos Damkar di Kecamatan Patokbeusi dapat segera direalisasikan oleh pemerintah daerah.
“Harapan kami, mudah-mudahan ada unit pemadam kebakaran atau Damkar di wilayah, khususnya Kecamatan Patokbeusi. Ajuan terkait unit atau pos Damkar ini mudah-mudahan bisa segera terealisasi, sehingga ketika terjadi musibah kebakaran, penanganannya bisa lebih cepat,” ungkapnya.
H. Rasam menilai kehadiran unit Damkar yang lebih dekat dengan masyarakat dapat menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan respons terhadap kejadian kebakaran, sekaligus meminimalisasi risiko kerugian yang lebih besar.

Hingga berita ini ditulis, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Penyebab pasti kebakaran dan nilai kerugian akibat kejadian tersebut masih dalam pendataan. ( Red_Azs )