PANCEGNEWS
CIBARUSAH, Bekasi ll Pancegnews.com ll Bukannya klarifikasi secara etis, istri seorang Ketua TPS di Desa Sirnajati, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi justru meluapkan amarah dengan mencaci-maki seorang wartawati Pancegnews.com lewat WhatsApp.

Aksi tidak terpuji ini diduga kuat sebagai bentuk kepanikan setelah suaminya, oknum Ketua TPS berinisial S, diberitakan Pancegnews terkait dugaan keterlibatannya membagikan amplop salah satu calon Kepala Desa Sirnajati.
Padahal, pemberitaan Pancegnews sudah sesuai fakta lapangan. Berdasarkan kesaksian warga dan bukti di lapangan, oknum Ketua TPS tersebut diduga tidak netral dan ikut cawe-cawe dalam politik uang jelang Pilkades Sirnajati. Sebagai penyelenggara, seharusnya ia menjaga netralitas, bukan malah menjadi tim sukses.
Bukannya menggunakan hak jawab yang sudah disediakan undang-undang pers, sang istri justru memilih jalur intimidasi. Wartawati Pancegnews berinisial L tiba-tiba diserang dengan kata-kata kasar dan tidak pantas.
Melalui pesan WA, terlontar kalimat seperti ” Maksudnya apa hei wartawan? bikin status gak mutu banget sih jadi wartawan. Nyadar kamu tinggal di mana“ ucapnya dalam pesan WA

Perilaku ini jelas mencoreng wajah demokrasi di Desa Sirnajati. Jika penyelenggara saja sudah diduga berani main amplop, dan ketika diberitakan malah keluarganya yang melakukan intimidasi terhadap pers, lalu di mana letak keadilan Pilkades?
Tindakan istri Ketua TPS ini bukan hanya serangan terhadap satu wartawati, tapi serangan terhadap kebebasan pers dan upaya pembungkaman agar borok dugaan politik uang tidak terbongkar.
Warga Desa Sirnajati kini menanti ketegasan Panitia Pilkades dan pihak kecamatan untuk segera mencopot oknum Ketua TPS yang diduga tidak netral tersebut demi menjaga Pilkades Sirnajati yang jujur, adil, dan bersih dari politik amplop. ( Red_Li )
