BEKASI, [Panceg News]>9 Agustus 2026 — Suara kemarahan masyarakat menggema di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, pada Jumat (7/8/2026). Ratusan massa dari DPC XTC SEXYROAD Indonesia Kabupaten Bekasi datang secara langsung dan berdatangan untuk menuntut pertanggungjawaban atas kinerja Dinas Lingkungan Hidup yang dinilai sangat buruk dan penuh kejanggalan pengelolaan anggaran.
AKSI DIKOMANDOI LANGSUNG KETUA DPC
Aksi tegas ini dipimpin langsung oleh Ketua DPC XTC SEXYROAD Kabupaten Bekasi, Gilang Kardinan. Kedatangan mereka bukan sekadar protes biasa — melainkan bentuk ketidaksabaran masyarakat yang sudah lama dirugikan oleh kerusakan lingkungan yang tidak tertangani, serta pengelolaan keuangan yang dipertanyakan.

Secara lantang dan tegas, massa menuntut kepada Pelaksana Tugas Bupati Bekasi: Segera mengevaluasi dan mencopot Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Doni Sirait, dari jabatannya!
DUA ALASAN UTAMA YANG MENJADI DASAR TUNTUTAN
KINERJA PENGELOLAAN LINGKUNGAN SANGAT BURUK
Masyarakat menilai kinerja DLH selama ini sangat mengecewakan. Berbagai persoalan lingkungan hidup di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi tidak tertangani dengan serius. Pencemaran, kerusakan, dan pelanggaran lingkungan terus terjadi seolah tidak ada yang mengawasi. Warga sudah lama menunggu perubahan nyata, namun yang ada hanya janji-janji tanpa tindakan.
TRANSPARANSI ANGGARAN DIABAIKAN — BBM JADI TEMUAN BPK.

Bukan hanya soal lingkungan yang rusak, pengelolaan anggaran pun diduga tidak jujur. Salah satu yang kini terungkap adalah Belanja Bahan Bakar Minyak (BBM) Dinas Lingkungan Hidup Tahun Anggaran 2025 yang telah menjadi temuan resmi dalam pemeriksaan BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat. Ke mana ratusan juta atau miliar rupiah anggaran BBM itu dipakai? Apakah benar-benar dipakai untuk pengawasan dan penanganan lingkungan, atau justru disalahgunakan untuk kepentingan pribadi?
TEGAS TUNTUTAN MASYARAKAT
“Kami meminta Plt Bupati Bekasi jangan tutup mata dan telinga terhadap keluhan rakyat. Jangan sampai jabatan hanya dipertahankan demi kepentingan tertentu, sementara persoalan lingkungan semakin parah dan uang rakyat terus dipertanyakan ke mana perginya!”
“Jika ada temuan BPK yang mencurigakan — segera periksa, telusuri, dan siapa yang bersalah wajib bertanggung jawab. Jangan biarkan hal ini kembali mengendap tanpa kejelasan. Rakyat sedang mengawasi setiap langkah yang diambil!”
PANCEG NEWS MENYOROT: JAWABAN ADA DI TANGAN PEMKAB.

Kini seluruh mata masyarakat Kabupaten Bekasi tertuju kepada Pelaksana Tugas Bupati. Apakah tuntutan yang disampaikan secara langsung oleh perwakilan masyarakat ini akan segera dipenuhi? Apakah Kepala DLH akan dievaluasi dan dicopot? Apakah temuan BPK terkait pengelolaan BBM akan ditindaklanjuti secara tuntas? Atau justru persoalan ini akan kembali dibiarkan menguap tanpa ada yang bertanggung jawab?
Panceg News akan terus mengawal perkembangan ini — karena setiap temuan wajib diusut, setiap kejanggalan wajib dijelaskan, dan setiap kerugian rakyat wajib dikembalikan!
Redaksi Panceg News
“Tajam Mengungkap Fakta, Tegas Menegakkan Kebenaran”
