PANDEGLANG, 25 JULI 2026 – Rasa syukur mendalam dirasakan warga Kampung Peuntas Selatan, Desa Patia, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang. Pasalnya, krisis air bersih yang memaksa warga menggunakan air kali yang keruh dan kotor akhirnya dijawab dengan kehadiran bantuan air bersih yang dikirimkan menggunakan mobil tangki atas arahan Pemerintah Desa.

Selama ini, terlebih saat musim kemarau melanda, wilayah Kampung Peuntas Selatan benar-benar kehilangan akses sumber air yang layak. Sumur warga mengering, mata air pun tak lagi mengalir. Akibatnya, satu-satunya pilihan yang tersedia hanyalah mengambil air dari kali yang kondisinya keruh, berlumut, dan tidak terjamin kebersihannya. Air tersebut terpaksa digunakan untuk mandi, mencuci, bahkan dimasak untuk kebutuhan minum sehari-hari, meskipun dikhawatirkan dapat memicu berbagai penyakit kulit maupun gangguan pencernaan.

Melihat kondisi yang sangat memprihatinkan tersebut, Kepala Desa Patia Sarna, SE – yang menjabat untuk periode 2021–2029 – segera mengambil langkah tegas. Ia memesan khusus pasokan air bersih yang diangkut menggunakan mobil tangki, guna didistribusikan langsung ke pemukiman warga sebagai solusi darurat.

Rincian Bantuan Pengiriman Air Bersih:
✅ Bentuk Bantuan: Air bersih yang sudah memenuhi standar kebersihan dan layak pakai untuk seluruh kebutuhan rumah tangga, diangkut menggunakan mobil tangki berkapasitas besar yang dipesan khusus atas perintah Kepala Desa.
✅ Latar Belakang: Diberikan karena tidak lagi tersedia sumber air bersih alami yang bisa dimanfaatkan, sehingga warga terpaksa menggunakan air kali yang kotor dan berisiko bagi kesehatan.
✅ Sasaran Penyaluran: Disalurkan secara merata ke seluruh lingkungan, dengan prioritas utama bagi rumah warga yang paling sulit terjangkau, lansia, serta keluarga yang memiliki balita.
✅ Jadwal Penyaluran: Dilakukan secara berkala dan terjadwal agar kebutuhan warga tidak terputus.
✅ Rencana Selanjutnya: Penyaluran air lewat tangki ini bersifat sementara, sampai rencana pembangunan sarana air bersih permanen dapat diselesaikan dan dinikmati oleh seluruh masyarakat.

“Saya tidak bisa membiarkan warga terus menggunakan air yang tidak bersih dan membahayakan kesehatan. Tidak ada pilihan lain selain memastikan air yang layak pakai segera sampai ke tangan warga. Ini adalah kewajiban dan komitmen saya selama memimpin Desa Patia,” tegas Sarna, SE.

Warga pun menyambut bantuan ini dengan perasaan lega yang mendalam. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kepala Desa. Selama ini kami terpaksa pakai air kali yang keruh dan bau, sungguh sangat menyulitkan dan membuat khawatir kesehatan keluarga. Alhamdulillah, sekarang kami sudah mendapatkan air yang bersih,” ujar salah satu perwakilan warga.

Pemerintah Desa juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga ketertiban saat penyaluran air, serta berharap agar fasilitas yang sedang direncanakan nantinya dapat segera terwujud dan dirawat bersama agar manfaatnya dirasakan selamanya.

Team Investigasi PancegNews Banten.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *