PAMARAYAN — PANCEG NEWS, 10 OKTOBER 2026
LUMBUNG PANGAN SERANG DENGAN POTENSI LUAR BIASA

Kecamatan Pamarayan adalah salah satu lumbung pangan terpenting di Kabupaten Serang. Terletak di aliran Sungai Ciujung, wilayah ini memiliki ribuan hektare lahan sawah yang menjadi penopang ketahanan pangan masyarakat. Namun di tengah potensi yang besar, para petani menyuarakan harapan yang sama: dukungan sarana dan prasarana pertanian harus semakin dirasakan secara merata di seluruh desa.

IRIGASI DAN JALAN USAHA TANI — TULANG PUNGGUNG YANG MASIH MEMBUTUHKAN PERHATIAN

Bendung Gerak Pamarayan Baru memang telah menjadi penopang irigasi bagi sekitar 17.000 hektare lahan. Namun kenyataan di lapangan belum sepenuhnya ideal:

– Saluran irigasi tersier di beberapa titik belum berfungsi optimal
– Jalan usaha tani banyak yang rusak, terutama saat musim pancaroba
– Bantuan pompa air dan program OPLAH sangat membantu, namun jangkauannya perlu diperluas dan dirawat secara berkala

Air adalah nyawa pertanian. Jika saluran tersier tidak mengalir lancar, petani di ujung saluran yang paling menderita.

BANTUAN SUDAH ADA — TAPI HARUS TEPAT SASARAN DAN TERBUKA

Benih unggul, pupuk bersubsidi, serta alat dan mesin pertanian sudah mulai disalurkan. Namun transparansi masih menjadi catatan penting:

Jadwal pendaftaran bantuan belum cukup diketahui warga

Kuota per desa belum dipublikasikan secara terbuka

Daftar penerima bantuan perlu lebih mudah diakses di kantor desa maupun media sosial resmi

Bantuan yang baik adalah yang warga tahu kapan, berapa, dan siapa yang menerimanya — tanpa ada yang tertinggal.

KOMENTAR KARNITA NURJAYA — KABIRO PANCEG NEWS SERANG:

“Pamarayan memiliki lahan subur dan petani yang gigih — itulah modal utama. Namun lahan subur saja tidak cukup. Irigasi yang mengalir merata, jalan yang baik, dan informasi yang terbuka adalah hal yang tak bisa ditunda-tunda. Kami mendorong Pemerintah Kabupaten Serang, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta jajaran Kecamatan Pamarayan, untuk memperbanyak sosialisasi di tingkat desa. Bantuan yang sudah ada harus dipastikan sampai ke tangan petani yang benar-benar membutuhkan, dan infrastruktur pendukung harus dipelihara secara berkelanjutan. Investasi di sektor pertanian adalah investasi untuk kedaulatan pangan kita bersama — tidak boleh ada desa yang tertinggal!”

— Karnita Nurjaya, Kabiro Panceg News Serang
4 LANGKAH YANG DIHARAPKAN MASYARAKAT:

– Publikasikan peta kebutuhan sarana dan prasarana pertanian per desa secara terbuka dan mudah diakses

– Perkuat pendampingan teknis di setiap desa — petani butuh bimbingan, bukan sekadar bantuan barang

– Jadikan perawatan saluran irigasi dan jalan usaha tani sebagai prioritas rutin, bukan hanya saat musim tanam tiba

– Sediakan informasi lengkap bantuan pertanian di kantor desa dan media sosial resmi — agar semua petani berkesempatan sama

Pamarayan tidak kekurangan lahan, tidak kekurangan petani yang bekerja keras. Yang dibutuhkan hanyalah dukungan yang tepat, terarah, dan tidak diskriminatif. Dengan irigasi yang mengalir merata, jalan yang mulus, dan informasi yang terbuka — Pamarayan bukan sekadar lumbung pangan, tapi juga harapan kesejahteraan yang nyata bagi setiap keluarga petani.”

PANCEG NEWS — BERPIJAK DI TANAH, MEMBELA PETANI!

Pamarayan, Kabupaten Serang — 10 Oktober 2026