BEKASI — PANCEG NEWS, 10 OKTOBER 2026
FAKTA MENCENGANGKAN: DUA LAPORAN RESMI, ANGKA TIDAK SAMA!

Dua dokumen resmi Pemerintah Kabupaten Bekasi yang seharusnya saling mendukung justru menampilkan angka yang berbeda ratusan miliar rupiah! Ini bukan sekadar selisih kecil — ini adalah masalah serius yang mempertanyakan keandalan seluruh data keuangan daerah!

BUKTI NYATA DI DEPAN MATA:



URAIAN LAPORAN-LAPORAN SELISIH
Saldo Anggaran Lebih Awal 2025 Rp398.167.421.744 Rp503.800.839.301 +Rp105.633.417.557
Penggunaan SAL 2025 Rp397.873.122.771 Rp556.655.502.915 +Rp158.782.380.144
Sisa Lebih Pembiayaan (SILPA) Rp411.381.414.517 Angka tidak sinkron TIDAK BISA DIVERIFIKASI!

– Rp105 MILIAR lebih berbeda di angka dasar saja!
– Rp158 MILIAR beda di angka penggunaan SAL!
– Koreksi pembukuan Rp294 MILIAR — tanpa penjelasan publik yang memadai!
– Realisasi belanja tak terduga hanya 27,67% — ratusan miliar tidak terserap!

KOMENTAR TEGAS ALVENT SUPANDI — PEMIMPIN PANCEG NEWS:
Ketidakselarasan data sebesar ratusan miliar rupiah bukanlah sekadar masalah teknis pencatatan. Ini adalah tanda peringatan paling serius bahwa sistem pengawasan internal di Pemkab Bekasi berjalan lemah. Jika angka dasar saja bisa berbeda sejauh itu di dua dokumen resmi yang diterbitkan bersamaan, di mana letak kebenarannya? Kami menuntut penjelasan resmi dan terperinci dalam waktu paling lambat 7 hari kerja. Rakyat tidak butuh alasan berbelit — rakyat butuh jawaban yang jelas, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan!”

Alvent Supandi, Pemimpin Panceg News

KOMENTAR DEDI IRAWAN — KOORDINATOR WILAYAH BANTEN:

“Saya tegaskan: Rp105 MILIAR selisih itu bukan angka kecil. Itu bisa membangun puluhan sekolah, puskesmas, dan jalan di seluruh Kabupaten Bekasi. Jika dokumen yang dipublikasikan saja tidak akurat, bagaimana rakyat bisa percaya dengan pengelolaan keuangan yang sebenarnya? Jangan sampai ketidakakuratan ini sengaja dibiarkan untuk menutupi kebocoran yang lebih besar. BPK dan Inspektorat wajib turun tangan sekarang — jangan tunggu sampai terlambat. Uang rakyat harus dijaga, bukan dimainkan!”

Dedi Irawan, Koordinator Wilayah Banten

TUNTUTAN KAMI:

– Jelaskan secara terbuka selisih ratusan miliar tersebut — sekarang juga!
– Publikasikan rincian lengkap koreksi pembukuan Rp294 Miliar — apa, siapa, mengapa?
– BPK segera verifikasi ulang seluruh dokumen sumber dan bukti transaksi!
– Inspektorat periksa siapa yang bertanggung jawab atas ketidakakuratan data!
– Terbitkan laporan yang sudah dikoreksi dan dapat diverifikasi publik!
– Jangan ada yang dilindungi — jika ada unsur kelalaian atau penyalahgunaan, proses hukum tanpa pandang bulu!

Angka yang tidak jujur adalah awal dari kebocoran yang tidak terlihat. Uang rakyat harus dikelola dengan jujur, dicatat dengan benar, dan dipertanggungjawabkan dengan terbuka — tanpa kompromi sedikit pun!”

PANCEG NEWS — TEGAS, BERANI, MEMBELA KEPENTINGAN RAKYAT!
TIM INVESTIGASI | Bekasi, Jawa Barat — 10 Oktober 2026