PATOKBEUSI, PANCEGNEWS – Desa Rancabango kembali mengukir prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 Lomba Qasidah dan Juara 1 Lomba Paduan Suara (Padus) Islami dalam ajang Lomba Qasidah dan Padus Islami tingkat Kecamatan Patokbeusi yang digelar pada Selasa, 14 Juli 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kecamatan Patokbeusi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat syiar Islam melalui seni dan budaya. Selain menjadi ajang kompetisi, lomba ini juga menjadi wadah mempererat ukhuwah Islamiyah serta menumbuhkan kreativitas masyarakat dalam menyampaikan nilai-nilai keislaman.
Di tengah persaingan yang berlangsung sehat antar desa, kontingen Desa Rancabango tampil memukau dan berhasil mencuri perhatian dewan juri berkat kualitas penampilan yang penuh penghayatan, kekompakan, dan semangat kebersamaan.
Prestasi membanggakan tersebut diraih oleh Grup Qasidah Hidayatul Qoryah yang sukses menyabet Juara 1 Lomba Qasidah, sementara Tim Paduan Suara Islami Desa Rancabango juga berhasil meraih Juara 1 pada kategori Paduan Suara Islami.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan penuh Kepala Desa Rancabango, H. Rasam, yang terus memberikan motivasi kepada para peserta sejak masa persiapan hingga pelaksanaan lomba.
“Kemenangan ini merupakan hasil kerja keras, kekompakan, dan keikhlasan seluruh tim dalam menyampaikan syiar Islam melalui seni. Saya mengucapkan terima kasih kepada Grup Qasidah Hidayatul Qoryah dan Tim Padus Desa Rancabango yang telah mengharumkan nama desa. Semoga prestasi ini menjadi penyemangat untuk terus berkarya, menjaga persatuan, dan melestarikan seni islami di tengah masyarakat,” ujar H. Rasam.
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan bukti bahwa pembinaan seni Islami di Desa Rancabango berjalan dengan baik dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Ia berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda agar terus mencintai seni budaya Islami sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan.

Dengan keberhasilan memborong dua gelar juara pertama, Desa Rancabango semakin menegaskan eksistensinya sebagai desa yang aktif dalam membina potensi masyarakat di bidang seni Islami. Diharapkan semangat syiar melalui lantunan qasidah dan harmonisasi paduan suara ini terus menggema serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kecamatan Patokbeusi.
(Red/Azs)
