( Pancegnews.Com )

Subang, 30 Mei 2026 – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sektor pertanian kembali ditunjukkan oleh warga Desa Parapatan. Saat melintas di kawasan Situ Citapen pada Sabtu (30/5/2026), tim Panceg News mendapati kegiatan kerja bakti pengangkatan gulma dan kayambang yang menutupi sebagian area perairan situ.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk para petani yang selama ini mengandalkan pasokan air dari Situ Citapen untuk mengairi lahan persawahan mereka. Di antara warga yang turut terjun langsung ke lapangan terlihat Haji Puput dan Neng Ela bersama masyarakat setempat bahu-membahu membersihkan gulma yang menghambat aliran air.

Kerja bakti dilakukan sebagai upaya menjaga kelancaran sistem pengairan sawah agar kebutuhan air para petani tetap terpenuhi, terutama menjelang musim tanam. Dengan peralatan seadanya, warga tetap menunjukkan antusiasme tinggi dalam membersihkan kayambang dan gulma yang menumpuk di permukaan air.

Haji Puput bahkan turut menyiapkan beberapa unit mobil engkel miliknya untuk membantu proses pengangkutan gulma hasil pembersihan. Gulma-gulma tersebut kemudian dibawa dan dibuang ke lokasi yang telah ditentukan agar tidak kembali mengganggu area perairan Situ Citapen.

( Doc. Ujang Ketu Pancegnews )

Menurut warga, keberadaan gulma dan kayambang yang berlebihan dapat menghambat aliran air serta berpotensi mengurangi pasokan irigasi bagi lahan pertanian di sekitar wilayah tersebut. Oleh karena itu, kegiatan gotong royong ini menjadi langkah nyata dalam menjaga keberlangsungan sumber air yang sangat vital bagi kehidupan petani.

Suasana kerja bakti berlangsung penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Warga saling membantu tanpa mengenal lelah demi kepentingan bersama, yakni menjaga Situ Citapen tetap berfungsi optimal sebagai sumber pengairan utama bagi sawah-sawah petani.

( Doc, Ujang Ketu Pancegnews )

Kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa budaya gotong royong masih kuat terpelihara di tengah masyarakat. Melalui kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan, warga Desa Parapatan berharap kelancaran pengairan sawah dapat terus terjaga sehingga produktivitas pertanian di wilayah tersebut semakin meningkat.

( Red_Ujk )

 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *