Cibarusah ll Pancegnews ll 10 Mei 2026 ll – Bobotoh Viking Cibarusah padati nobar di halaman pemdes Sindangmulya Minggu 10/5/2026. Tak hanya dari Cibarusah massa berdatangan dari Serang Baru, Cikarang Selatan, Setu dan sebagian wilayah jonggol.

Sindangmulya mendadak menjadi lautan biru, berbagai atribut di kenakan. Syal biru melingkar, bendera Maung Bandung berkibar, drum di tabuh, layar raksasa berukuran 3×4 meter terpasang di depan pemdes. Viking Cibarusah menjadi tuan rumah nobar akbar kali ini.

“Kita udah koodinasi dari H-3 temen – temen dari Serangbaru, Ciksel, Setu, Jonggol semua turun. Ini Derby Indonesia, wajib nonton bareng ” ujar Lutfi koordinator Viking Cibarusah.

Kick off pukul 15.30 WIB dari Stadion Segiri, Samarinda langsung bikin tegang. Persija vs Persib selalu bikin panas, membuat ratusan pasang mata di Sindangmulya tak berkedip.

Menit awal babak pertama Persija unggul lebih dulu melalui Alaedine Ajarale. Sindangmulya senyap, bobotoh tegang namun tak sampai lima menit teriakan komando ” balas, sib ” langsung membakar lagi.

Momentum comeback datang, Adam Alis jadi pahlawan. Dua golnya membalikkan keadaan 2-1 untuk Persib. Gol pertama Adam Alis disambut sujud sukur massal. Gol kedua membuat Sindangmulya meledak.

Dibabak kedua Persib minim peluang, Maung Bandung memilih menjaga keunggulan. Hingga peluit panjang, skor 2-1 untuk kemenangan Persib tetap bertahan.

” kalah dari siapa aja boleh, tapi tidak dari Persija. Harga diri” teriang viking Ciksel sambil mengibarkan bendera.
Yuporia kemengan Persib tak terkendali. Kebahagiaan yang memuncak membuat para bobotoh hilang kendali, hingga keributan tak terelakkan.

Keributan terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, tak lama setelah pertandingan Persija vs Persib di Stadion Segiri, Samarinda berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan Maung Bandung. Massa kedua kubu yang sebelumnya menggelar nobar di lokasi terpisah tak sengaja bertemu di Jalan Raya KH. Ma’mun Nawawi, Cibarusah.

Menurut keterangan warga di lokasi, bentrokan dipicu aksi saling ejek usai laga. Rombongan Bobotoh Viking yang tengah merayakan euforia kemenangan berpapasan dengan kelompok The Jakmania. Adu mulut tak terhindarkan dan dengan cepat meningkat menjadi aksi saling dorong hingga pukulan.

Beruntung, insiden tidak berkembang menjadi bentrokan besar. Aparat kepolisian yang tengah bersiaga pasca-pengamanan nobar langsung bergerak cepat melerai bersama warga dan sesama pecinta sepak bola yang ada di lokasi. Situasi berhasil dikendalikan dalam waktu singkat dan kedua kelompok suporter dibubarkan ke arah masing – masing  (Red_Li)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *