Subang II Pancegnews II 16/03/2026 II – Suasana pertengahan bulan Ramadan di kawasan industri Kalijati, Subang, mendadak terasa lebih meriah dari biasanya. Salah satu line kerja paling solid di PT Dotop Elektronik Indonesia, pabrik produksi headset yang mayoritas karyawannya wanita dan bekerja dengan sistem non shift, menggelar acara buka bersama (bukber) yang sukses mencuri perhatian.

Bukber yang digelar dengan tema unik “Seberapa Dotop Kalian?” ini tidak hanya menjadi ajang berbuka puasa bersama, tetapi juga menjadi momen penuh tawa, kekompakan, dan sedikit drama lucu khas karyawan pabrik yang sehari-hari berjibaku dengan target produksi.

Sejak sore hari, para karyawan sudah mulai berdatangan dengan berbagai gaya. Ada yang tampil rapi bak kondangan, ada juga yang datang santai dengan alasan klasik, “yang penting bukanya dapat.”

Tema “Seberapa Dotop Kalian?” sendiri menjadi bahan candaan sepanjang acara. Mulai dari kuis dadakan, cerita pengalaman kerja paling “dotop”, hingga tantangan kecil antar teman satu line yang membuat suasana semakin pecah oleh gelak tawa.

Salah satu peserta bahkan bercanda bahwa ukuran “Dotop sejati” bukan hanya soal rajin kerja, tetapi juga siapa yang paling cepat antre takjil ketika azan magrib hampir berkumandang.

“Kalau sudah lima menit sebelum azan, line paling solid langsung berubah jadi line paling cepat menuju meja takjil,” ujar salah satu karyawan sambil tertawa.

Menariknya, dengan komposisi karyawan yang hampir 99 persen wanita, acara bukber ini dipenuhi energi ceria, obrolan seru, hingga sesi foto bersama yang tidak ada habisnya. Mulai dari pose kompak, pose lucu, hingga pose yang katanya “wajib masuk story”.

Meski penuh canda dan tawa, bukber ini juga menjadi momen mempererat kebersamaan antar karyawan. Di tengah rutinitas kerja memproduksi headset setiap hari, acara seperti ini menjadi cara sederhana namun bermakna untuk menjaga kekompakan tim.

Salah satu panitia mengatakan bahwa tujuan utama acara ini adalah untuk menunjukkan bahwa kekuatan sebuah line bukan hanya dari hasil kerja, tetapi juga dari kebersamaan.

“Intinya bukan cuma kerja bareng, tapi juga bisa ketawa bareng. Kalau sudah begini, baru ketahuan seberapa Dotop kalian,” ujarnya disambut tawa teman-temannya.

Bukber yang awalnya hanya direncanakan sederhana itu akhirnya berubah menjadi acara yang heboh, hangat, dan penuh cerita lucu. Bahkan beberapa peserta mengaku siap mengadakan acara serupa tahun depan dengan tema yang katanya harus lebih “Dotop” lagi.

Di tengah padatnya aktivitas produksi di PT Dotop Elektronik Indonesia, momen seperti ini menjadi bukti bahwa kekompakan tim tetap bisa terjaga, bahkan dengan cara yang sederhana—berbuka puasa bersama, berbagi cerita, dan tentunya… berburu takjil sebelum yang lain kehabisan.(Red)

 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *