SERANG —BANTEN [PancegNews] 15 Oktober 2026. Tradisi Bedolan Bendungan Baru Pamarayan yang telah dinanti masyarakat selama sekitar 5 tahun akhirnya akan kembali digelar. Setelah sempat tertunda, pelaksanaan kini disepakati pada Sabtu, 17 Oktober 2026, berlokasi di Bendungan Pamarayan Baru, Desa Panyabrangan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang.

Tradisi Bedolan merupakan warisan leluhur yang dilaksanakan satu kali dalam setahun. Kegiatan ini bukan sekadar pembukaan pintu air bendungan, melainkan sarana mempererat kebersamaan warga. Rangkaian acaranya meliputi penangkapan ikan secara bersama-sama di sepanjang aliran Sungai Ciujung, pembersihan dan pengecekan saluran irigasi, serta kegiatan sosial-budaya seperti istighosah, pertunjukan wayang golek, pesta rakyat, dan bazar UMKM.

Perjalanan Penjadwalan yang Berliku

Semula Bedolan dijadwalkan pada 10 Oktober 2026, namun dibatalkan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidane (BBWS C3) dengan alasan memasuki musim kemarau sehingga pasokan air harus diprioritaskan untuk kebutuhan irigasi pertanian. Pembatalan ini memicu gelombang protes warga yang sudah lama menanti pelaksanaan tradisi ini.

Beruntung, Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan turun tangan memfasilitasi mediasi antara perwakilan warga, BBWS C3, dan Pemerintah Kabupaten Serang. Kesepakatan pun tercapai: tradisi Bedolan akan dilaksanakan pada 17–19 Oktober 2026 selama 3 hari 3 malam.

Anggaran Belum Terang

Meski kabar pelaksanaan disambut gembira, satu hal yang masih menjadi sorotan adalah soal pendanaan acara tersebut. Hingga saat ini, rincian anggaran resmi belum dipublikasikan secara terbuka kepada masyarakat luas. Sumber pendanaan disebut berasal dari dukungan desa-desa terkait, Pemkab Serang melalui rangkaian HUT ke-500 Kabupaten Serang, serta sumbangan swadaya masyarakat.

Panitia pelaksana yang baru saja dibentuk terdiri dari unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga.

PERINGATAN KERAS DARI KABIRO PANCEG NEWS SERANG

KARNITA NURJAYA — Kabiro Panceg News Serang menyampaikan peringatan keras:

“Kami sangat menghargai upaya mempertahankan tradisi luhur yang menguatkan persatuan masyarakat. Namun, satu hal yang harus ditegaskan: setiap rupiah dana yang digunakan untuk acara ini — baik dari APBD, anggaran desa, maupun sumbangan masyarakat — wajib dipublikasikan secara terbuka dan transparan.”

 

“Jangan sampai tradisi yang suci ini ternoda oleh ketidakjelasan keuangan. Panitia dan pihak terkait harus segera menyajikan rincian Rencana Anggaran Biaya yang jelas, lengkap, dan dapat diakses oleh siapa pun. Transparansi bukanlah permintaan — itu adalah hak rakyat.”

Poin Penting:

– Tradisi Bedolan kembali digelar setelah sekitar 5 tahun terhenti

​- Pelaksanaan: 17–19 Oktober 2026 (3 hari 3 malam)

​- Rincian anggaran resmi acara belum dipublikasikan

​-  Masyarakat berhak mengetahui alokasi dan penggunaan setiap dana yang masuk

– Laporan pertanggungjawaban wajib disampaikan secara terbuka setelah acara selesai

​- Masyarakat dapat meminta salinan RAB kepada panitia, pemerintah desa, atau dinas terkait di Pemkab Serang

Redaksi Panceg News akan terus memantau keterbukaan informasi terkait anggaran Bedolan Bendungan Baru Pamarayan demi kepentingan masyarakat luas.