PATIA, PANDEGLANG – BANTEN — 30 Agustus 2026 . Satu kabar gembira dan penuh kebahagiaan menyelimuti warga Kampung Peuntas Selatan, RT 002 RW 002, Desa Patia, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Kebutuhan mendasar akan air bersih yang selama ini dirasakan cukup berat dan menjadi keluhan sehari‑hari, akhirnya kini terpenuhi berkat kebaikan hati seorang dermawan asal Bukit Tinggi, Sumatera Barat yang kini merantau dan menetap di Australia.

Karena tugas dan kesibukan beliau tidak dapat pulang langsung ke tanah air, penyerahan sekaligus penyerahan tanggung jawab pembangunan sarana air bersih ini diwakilkan sepenuhnya oleh Ibu Emin. Dalam penyampaian pesan dari pemberi bantuan, beliau menyampaikan bahwa seluruh biaya pembangunan diambil murni dari penghasilan pribadi—tanpa menarik iuran sepeser pun dari warga, tidak membebani pemerintah desa maupun daerah.

“Kami pergi jauh merantau sampai ke benua lain demi mencari nafkah dan ilmu, namun hati dan doa tetap selalu di sini, di tanah air dan bagi saudara‑saudara yang membutuhkan. Air adalah sumber kehidupan—semua orang berhak mendapatkannya yang bersih dan layak minum, tanpa harus susah payah mencarinya jauh,” demikian pesan tulus yang disampaikan Ibu Emin mewakili dermawan tersebut.

Sambutannya pun disambut hangat sekaligus penuh rasa syukur mendalam oleh Pemerintah Desa Patia yang diwakili langsung oleh Kepala Desa sekaligus Lurah setempat, Bapak Sarna, S.E. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih yang setulus‑tulusnya:

“Atas nama seluruh warga Desa Patia, khususnya warga Kampung Peuntas Selatan RT 002 RW 002, saya mengucapkan terima kasih yang sedalam‑dalam. Ini bukan sekadar bangunan sumur atau aliran air saja—tetapi adalah aliran kasih sayang, bukti bahwa jarak yang dipisahkan samudera tak pernah memutus tali persaudaraan dan rasa kemanusiaan. Semoga rezeki yang dibelanjakan di jalan yang benar ini terus berlipat ganda keberkahannya, dimudahkan segala urusan beliau di Australia, dan senantiasa sehat walafiat selalu.”

Warga pun berharap aliran air bersih ini senantiasa mengalir membawa kesejahteraan, kebersihan, serta mempererat persatuan antarwarga; sekaligus menjadi teladan indah: bahwasanya merantau itu bukan berarti melupakan orang yang ditinggalkan—justru semakin berkewajiban saling mengingatkan dan saling membantu. Semoga amal baik ini dicatat sebagai amal jariyah yang tak terputus manfaatnya selama air itu terus mengalir memberi kehidupan.

— PANCEG NEWS —

Laporan Khusus, Patria– Pandeglang – Banten .