SERANG BARU ll Pancegnews.com ll Keributan sempat terjadi di Lapangan Bola Nagasari , Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pada Jumat sore. Insiden itu melibatkan BW, yang disebut sebagai supir pribadi Kapolsek Serang Baru, dengan tiga orang wartawan usai pertandingan Kapolsek Cup.

Peristiwa bermula ketika Kapolsek sedang mengobrol santai bersama para wartawan di pinggir lapangan setelah pertandingan selesai. Menurut keterangan salah satu wartawan di lokasi, BW tiba-tiba menyela pembicaraan dan melontarkan ucapan “wartawan abal-abal” sambil melirik ke arah tiga wartawan yang hadir.

Mendengar ucapan tersebut, salah satu wartawan langsung menanyakan maksudnya. “Apa maksudnya?” tanya wartawan itu.

BW kemudian menjawab dengan nada tinggi. “Gua bukan ke kalian, gua ke dia,” ujarnya sambil menunjuk salah satu wartawan perempuan yang ikut dalam obrolan.

Ketegangan meningkat saat BW diduga melontarkan kata-kata kasar bernada penghinaan binatang kepada wartawan. Ucapan itu membuat situasi makin panas.

Salah satu wartawan pun membalas dengan nada tegas.
“Apa salah gua ke elu, selama ini gua coba abai ya, kali ini udah kelewatan. Lo udah bawa-bawa profesi dan di sini ada temen-temen gua, mereka tersinggung.”

Adu mulut antara BW dan para wartawan pun tak terhindarkan hingga akhirnya dilerai oleh Kapolsek bersama beberapa anggota yang berada di lokasi.

Salah satu wartawan yang terlibat menyebut, ucapan BW dinilai telah merendahkan profesi jurnalis. “Kami datang untuk meliput Kapolsek Cup dan bersilaturahmi. Ucapan seperti itu menyinggung,” ujarnya usai kejadian.

Kapolsek Serang Baru saat melerai sempat mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan menjaga komunikasi yang baik antara kepolisian dan insan pers, terlebih di acara yang melibatkan masyarakat luas.

Kasus ini menjadi catatan tersendiri terkait hubungan kemitraan antara Polri dan wartawan di wilayah Serang Baru. Para wartawan berharap ada klarifikasi agar kejadian serupa tidak terulang di kegiatan resmi kepolisian ke depan

( Red_Li )