Cibarusah ll Pancegnews.com ll Kompetisi Pemilihan Kepala Desa Ridomanah, Kabupaten Bekasi, dipastikan semakin ketat.

Saep Karwita resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon kepala desa keempat ke Sekretariat Panitia pada Kamis (30/07/2026). Kedatangannya diiringi ratusan pendukung lintas generasi yang kompak mengenakan kaos hitam dan berjalan tertib.

Ketua Panitia Pilkades Desa Ridomanah, Dede Tunggal Jaya, membenarkan berkas pendaftaran Saep telah diterima dan masuk tahap verifikasi administrasi.

“Alhamdulillah proses pendaftaran hari ini berjalan aman, lancar, dan kondusif tanpa kendala apa pun,” ujar Dede, Kamis (30/07/2026).

Pada hari yang sama, panitia juga menerima berkas dari Senan Supriadi pukul 13.00 WIB. Dengan demikian, total sudah ada empat bakal calon yang resmi mendaftar.

Yang menarik, menurut Dede, keempatnya merupakan figur lama. Mereka adalah kontestan yang juga bertarung pada Pilkades periode sebelumnya. Dari lima kandidat periode lalu, kini tinggal satu nama yang belum mendaftar. Karena merupakan figur lama, kelengkapan berkas para calon rata-rata sudah terpenuhi.

Panitia masih membuka pendaftaran hingga 6 Agustus 2026. Sementara batas akhir pelengkapan dokumen administrasi ditetapkan 4 September 2026. Untuk Daftar Pemilih Sementara atau DPS, panitia mengaku belum mengumumkan karena masih dalam proses pencocokan data agar akurat.

Dede juga menegaskan aturan baru bagi calon petahana sesuai pembaruan Peraturan Bupati Bekasi. Calon petahana wajib menyertakan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban atau LKPJ sebagai syarat mutlak.

“Saya sudah tekankan ke incumbent, wajib membuat LKPJ. Jika tidak, mohon maaf kami akan menolak pendaftarannya karena itu syarat penting,” tegasnya.

Suasana pendaftaran Saep Karwita turut diwarnai dominasi warna hitam di sepanjang rute menuju kantor panitia. Di punggung kaos para pendukung terpampang manifesto:
“Semakin sulit medan, Semakin keras pertempuran, Semakin kuat lawan, Semakin indah kemenangan.”
Slogan itu menjadi simbol kesiapan mental tim Saep Karwita dalam menghadapi dinamika politik desa, sembari tetap menjaga suasana kondusif.

(Red_Li)